Bismillah..
Di tengah keramaian kelas, saya berkonsentrasi penuh mengambil posisi dan ciaaat( berteriak dengan gaya pendekar).. posting deh :D
terlihat jelas di luar jendela sana bahwa sang surya dengan penuh percaya diri masih bersedia dengan senang hati memberi sinarannya.. dan bayangkan,bayangkan,dan bayangkan kalau sang surya sudah kehilangan percaya dirinya untuk memberi sinarannya selama-lama-lamanyaa.. apa kata duniaaaaa.., Hhhe.. ya kiamatt! semoga kita tidak menemui kejadian itu, why? b'coz..Rasululullah SAW bersabda “Termasuk sejelek-jelek manusia adl orang yg hari kiamat menemui mereka dlm keadaan mereka masih hidup.” HR.Muslim. kalo lo ngaku muslim maka lu semua kudu wajib percaya ama ntu hadits, kan yg nympein ntu hadits suri tauladan kita.. Nabi Muhammad al-mahbuub.. gue jamin deh,semua omongan rasul kita kgak ada yg bo'ong, kan udah Allah sendiri yg menjaminnya..
ups, setelah gue cerna-cerna kemudian gue telan, ternyata mukaddimah gue diatas kyaknya panjang banget ye?
ma'syitu donk.. Hhe..
sebenarnya sih yg mau gue bahas cuma satu kata "Er Ru Em Pe U Te" (silahkan gabungkan ^^)
kenapa harus rumput? lha, kan tadi udah gue bilang ma'syitu.. hhmt, yaudah deh gue kasih tau kenapa gue mau bahas tentang rumput, hal itu tidak lain karena tadi gue liat rumput di sekolah.. Stop!! Sesi pertanyaan ditutup!
loe tau gak siiihhh ??!! Rumput yg selama ini kita lihat berwarna hijau itu (#Emang ada yg gak hijau? # *ada koq,klau yg udah layu*) ngajarin kita banyak hal, terutama ketahanan (bukan perang militer lho,jadi senjatanya taroh aja ). Ilmu sukses bisa kita dpt dengan merhatiin kehidupan rumput dimanapun kita berada.. misalnya kya gue tadi, yg merhatiin rumput di sekolah.. hhe.. tanaman ini memiliki daya survive yg tinggi, kenapa gue bisa bilang gitu.?? mau tau?? tetap ambil posisi dan pasang dua bola mata untuk mengetahuinya.. siaappp.. laksanakan.
rumput yg setiap hari diinjak-injak, setiap hari disiangi, diabit, bahkan dicabut dari tanah, tapi besoknya rumput kembali tumbuh.. Subhanallah.. Tenang saja, jangan terkaget-kaget gitu donk, itu sudah kekuasaan pemilik alam semesta ini. Allah azza wa jala
sang rumput tidak akan mati hanya dengan sekali injak bahkan ribuan kaki setiap hari menginjaknya pun ia akan tetap hidup. itulah mental PEMENANG!!
seorang yang berharap sukses in this world harus mempunyai ketahanan.. apakah ketahanan seperti mau perang atau seperti para TNI? jika anda bertanya pada saya, maka saya jawab tidak, ketahanan yang dimaksud adalah ketahanan sang pemenang menghadapi ujian, halangan, gangguan dan beribu masalah bahkan mungkin bertriliyunan masalah yang ikut andil di kehidupan kita. sang pemenang tetap tersenyum meskipun musibah silih berganti untuk menemuinya. ia terus bisa menghibur meskipun hatinya sangat dan sangatlah bersedih.ia selalu bergembira di saat lingkunagn dan orang terdekatnya bersedih. ia tumbuh meskipun lingkungan menghambatnya. ia terus berkembang, emosinya mendalam, dan ilmunya teru meningkat di atas tekanan-tekanan (bukan! ini bukan tekanan pascal de ka ka ). ia adalah rumput yang akan selalu tumbuh meskipun selalu diinjak-injak.
semangat hidup sang rumput adalah semangat perjuangan karena kehidupan hakiktanya adalah berjuang untuk tetap eksis.karena itu, hidup tidaklah mudah. tapi ingatlah satu ayat motivasi ini "Allah tidak
memberati seseorang melainkan apa yang terdaya olehnya. Ia mendapat
pahala kebaikan yang diusahakannya, dan ia juga menganggung dosa
kejahatan yang diusahakannya. (mereka berdoa dengan berkata): " wahai
Tuhan kami! janganlah Engkau mengirakan kami salah jika kami lupa atau
kami bersalah. Wahai Tuhan kami! janganlah Engkau bebankan kepada kami
bebanan yang berat sebagaimana yang telah Engkau bebankan kepada
orang-yang yang bterdahulu daripada kami. Wahai Tuhan kami! janganlah
Engkau pikulkan kepada kami apa yang kami tidak terdaya menikulnya. Dan
maafkanlah kesalahan kami, serta ampunkanlah dosa kami, dan berilah
rahmat kepada kami. Engkaulah penolong kami; oleh itu, tolonglah kami
untuk mencapai kemenangan terhadap kaum-kaum kafir" (Al-baqarah:286)
kita harus terus belajar karena dengan belajar, kita memahami banyak hal. Kita harus terus bergerak karena dengan dengannya kehidupan lebih menantang.
camkan baik-baik omongan gue kali ini (agak maksa dikit..:D ) Allah gak akan ngerubah hidup kita, kecuali ya diri kita sendirilah yang berusaha merubahnya seperti yang disebut dalam satu ayat motivasi lagi "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ”(al-ra'd:11) yang menurut saya, ayat motivasi Allah ini mempunyai makna tersirat, Allah memberikan sedikit keleluasaan kepada manusia untuk merencanakan masa depannya,untuk meraih impian n cita-citanya. Allah gak akan maksa kita menjadi polisi, dokter, de el el..
karena hal itu berada pada zona ikhtiar kita. yang Allah kehendaki, kita mentauhidkannya dan berbuat baik sebagai implementasi tauhid itu.
Allah menghadiahkan ujian dan cobaan hidup adalah untuk menolong kita, untuk mempercepat akselerasi dan laju gerak kita dalam meraih cita-cita. tanpa ujian, gak akan ada kenaikan level,keimanan, serta keilmuan kita. yang kudu n' wajib kita lakukan sederhana saja kok ga pake rumit, yaitu meniru rumput yang tahan terhadap ribuan injakan setiap harinya, mungkin setiap jamnya, menitnya, atau bahkan detiknya.
Bisakah kita menjadi rumput yang terus hijau meskipun terus diinjak, tetap bersemi meskipun disiangi, dan terus menancapkan akar-akarnya meskipun sering dicabuti? Kita harus berlatih untuk siap tumbuh dan berkembang pada kondisi sesulit apapun. satu lagi ayat motivasi dari Allah "Inna Ma’al ‘Usri Yusra (…Sesungguhnya setelah kesulitan ada kemudahan…).". Kita harus belajar bagaimana tabah menghadapi ujian, kita harus berusaha memahami arti ketahanan diri..
Sukses itu sulit, tapi bukan berarti tidak bisa. Tiket ke surga itu mahal. Maka, hanya orang-orang yang rela berjuang , rela menderita, rela bersusah payah, dan rela membayar lebih utulah yang akan mendapatkan keduanya, SUKSES DUNIA dan AKIHRAT!!
HTml
Minggu, 20 Mei 2012
Minggu, 22 April 2012
The 'Wahidun' Post
We were given so many prizes
We changed the desert into oasis
We built buildings of different lengths and sizes
And we felt so very satisfied
We bought and bought
We couldn't stop buying
We gave charity to the poor 'cause
We couldn't stand their crying
We thought we paid our dues
Yang ngebaca lirik lagu di atas pastinya udah tau donk ntu lagunya siapa.?? Yapz, benar. Itu salah satu lagunya Maher zain yang judulnya "Awaken". Tenang saja, saya tidak ingin membahas lagu itu atawa sejarah lagu itu. just information kalau lagu itu menjadi backsound di postingan saya yang sangat perdana ini.
"Woy, lu ntu pengen ngapain sih, mukaddimahnya panjang bzanget, tulisan lu juga garing". Celetuk sang pembaca.
okey, gue akuin tulisan sekarang ini emang garing dan mungkin terlalu basa basi. tapi ya maklumlah gue kan baru pertama kali 'nyemplung' di dunia blogger. Harap maklum ya kakak-kakak, adek-adek, emas-emas (Mas-mas kali ya.... !), mba-mba, bapak-bapak, ibu-ibu (Gue rasa ga perlu kali ya mpe nyebut satu RW atawa satu RT)
sejujur-jujurnya orang bisa jujur, sebenarnya gue bingung mau gue isi apa di postingan pertama gue. *berhenti sejenak lalu berpikir
Yeaahh.. gue udah tau apa yang harus gue tulis 'in this my first post'. Sang pembaca, kalian semua mau gak mau harus mau postingan ini diisi dengan beberapa episode kehidupan gue. TITIK. *maksa :D
kenalin nama gue MINA Rizqina.
"Lu lahir di kota Mina yaw?" Tanya sang pembaca
bukan, gue bukan lahir di kota Mina. gue pertama kali ngirup oksigen yang dikasih Allah secara cuma-cuma di Banjarmasin, tepatnya sih di rumah ndiri.
okee.. seiring dengan pertumbuhan usia. dengan sabarnya mama memberikan kasih sayang dan berkorban untukku begitu juga dengan ayah yang telah menjalankan kewajibannya sebagai kepala keluarga dengan baik. Tapi, apa yang kurasa sekarang?? belum ada jasa kedua sosok istimewa yang bisa ku balas. Dan ku berjanji kan ku balas semua jasa-jasa besarmu wahai bunda dan ayahku.. *maaf curcol
langsung aja kali ye, ke masa SMP gue,
"Eh,kenapa langsung nancap gas aje ke masa SMP, SD sama TK.nya mana?? " Sang pembaca sangat protes.
lah, napa lu pada protes.. Hehe.. gepepe sih.. pengen ngulang memori indah waktu SMP aja. eits, bukan berarti SD n TK gue gak indah tapi SMP menurut gue lebih indah. STOP. :)
cekivrooottt...
mungkin...................... zzzzzzzzzzzzzzzzzzzz..
*mata saya sudah tidak bisa menahan kantuk ini lagi...
#BERSAMBUNG..
^tabassum :)
Langganan:
Postingan
(
Atom
)